
Ilustrasi
Kota Bima, SorotNTB.com — Pemandangan tak sedap kembali mencoreng wajah Kota Bima. Sampah yang diangkut menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) justru berceceran di sepanjang jalan, hal ini memicu keluhan warga dan menimbulkan pertanyaan serius terhadap kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Tulis Akun FB Robby Yahya. Selasa 31 Maret 2026.
Alih-alih menjadi solusi, proses pengangkutan sampah dinilai justru menciptakan masalah baru. Truk pengangkut yang melintas terlihat tidak tertutup rapat, sehingga sampah mudah jatuh dan berhamburan di jalan raya. Kondisi ini tak hanya merusak estetika kota, tetapi juga berpotensi menimbulkan bau menyengat dan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Harusnya ada inovasi. Jangan sampai sampah yang diangkut malah jadi sumber masalah baru di jalan, keluh salah satu warga.
Sorotan pun mengarah langsung ke Kepala DLH Kota Bima. Publik menilai, sudah saatnya ada langkah konkret dan terobosan nyata untuk memastikan sampah yang diangkut tidak tercecer di sepanjang rute menuju TPA.
Penggunaan armada yang layak, sistem penutup muatan yang standar, hingga pengawasan ketat di lapangan menjadi hal mendesak yang harus segera dibenahi.
Jika tidak, kejadian serupa akan terus berulang dan memperburuk citra kebersihan kota.
Masalah ini bukan sekadar soal teknis, tetapi juga menyangkut komitmen dan keseriusan pemerintah dalam menjaga lingkungan. Kota yang bersih tidak hanya diukur dari seberapa cepat sampah diangkut, tetapi juga bagaimana prosesnya tidak menimbulkan dampak baru.
Kini publik menunggu, apakah DLH Kota Bima akan bergerak cepat dengan solusi konkret, atau justru membiarkan persoalan ini terus berlarut tanpa perubahan berart. (Red)

