DPRD Bima Semprot Pemda soal Sampah Pasar Tente: “Pedagang Bayar Retribusi, Jangan Tunggu Mobil Diperbaiki!” | SorotNTB
Cari Berita

Iklan 970x90 px

DPRD Bima Semprot Pemda soal Sampah Pasar Tente: “Pedagang Bayar Retribusi, Jangan Tunggu Mobil Diperbaiki!” | SorotNTB

Kamis, 07 Mei 2026

 

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bima, Firdaus dari Fraksi PDI Perjuangan.

Bima, SorotNTB.com
— Persoalan penumpukan sampah di kawasan Pasar Tente, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, mendapat sorotan keras dari Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bima, Firdaus dari Fraksi PDI Perjuangan. Ia mendesak pemerintah daerah segera bergerak cepat menangani kondisi tersebut sebelum semakin meresahkan pedagang dan masyarakat.


Firdaus menilai alasan kerusakan armada pengangkut sampah tidak boleh dijadikan pembenaran lambannya penanganan sampah di pusat aktivitas ekonomi masyarakat itu. Menurutnya, pemerintah harus mampu menghadirkan solusi alternatif agar pelayanan kebersihan tetap berjalan.


“Jangan menunggu perbaikan mobil sampah dulu baru sampah diangkut. Di lokasi itu ada mobil truk yang parkir, bisa saja disewakan sementara untuk mengangkut sampah,” tegas Firdaus, Rabu (7/5/2026).


Ia menegaskan, para pedagang di Pasar Tente setiap hari membayar retribusi kepada pemerintah daerah, sehingga pelayanan kebersihan seharusnya menjadi prioritas yang wajib dipenuhi.


“Warga pasar bayar retribusi setiap hari. Harusnya masalah sampah ini cepat teratasi, jangan dibiarkan menumpuk seperti sekarang,” ujarnya.


Menurut Firdaus, persoalan sampah bukan hanya soal teknis armada, tetapi juga menyangkut keseriusan dan kemauan instansi terkait dalam memberikan pelayanan publik yang maksimal kepada masyarakat.


“Di sinilah dibutuhkan inovasi dan kemauan untuk bekerja. Tidak harus selalu menunggu mobil diperbaiki dulu baru bertindak,” katanya.


Belakangan ini, tumpukan sampah di Pasar Tente dikeluhkan para pedagang maupun pengunjung karena menimbulkan bau menyengat dan mengganggu kenyamanan aktivitas jual beli. Kondisi tersebut juga dikhawatirkan berdampak pada kesehatan lingkungan apabila tidak segera ditangani.


Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret dan cepat agar kawasan Pasar Tente kembali bersih dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung. (Red)