Wali Kota Bima Turun Langsung, 18,6 Ton Beras Digelontorkan untuk Warga Jatibaru | SorotNTB
Cari Berita

Iklan 970x90 px

Wali Kota Bima Turun Langsung, 18,6 Ton Beras Digelontorkan untuk Warga Jatibaru | SorotNTB

Kamis, 16 April 2026


Penyaluran bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP)

Kota Bima, SorotNTB.com
- Pemerintah Kota Bima kembali menyalurkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk periode Februari–Maret 2026. Kali ini, distribusi dipusatkan di Kelurahan Jatibaru, Kecamatan Asakota, Rabu (15/4/2026), dengan dihadiri langsung oleh Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE.



Kegiatan tersebut turut didampingi Asisten II Setda Kota Bima, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Camat Asakota, serta Lurah Jatibaru. Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan sekaligus menstabilkan harga kebutuhan pokok di tengah tekanan ekonomi masyarakat.



Wali Kota Bima menegaskan bahwa bantuan CPP bukan sekadar menjalankan program, tetapi bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap warga kurang mampu.



“Bantuan ini adalah bentuk perhatian kami kepada masyarakat. Semoga bisa meringankan beban dan membantu memenuhi kebutuhan pokok,” ujarnya.



Bantuan yang disalurkan bersumber dari Badan Pangan Nasional (BAPANAS) berupa beras dan minyak goreng, dengan sasaran masyarakat berpenghasilan rendah, keluarga miskin, dan penyandang disabilitas.



Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bima, Gufran, M.Si., menjelaskan bahwa total penerima di Kecamatan Asakota mencapai 4.181 jiwa, dengan distribusi 83.620 kilogram beras dan 16.724 liter minyak goreng.



Khusus di Kelurahan Jatibaru, bantuan menyasar 932 jiwa. Mereka menerima total 18.640 kilogram beras dan 3.728 liter minyak goreng. Setiap penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.



Tak hanya itu, Pemkot Bima juga menambah bantuan khusus dari Cadangan Pangan Pemerintah daerah sebanyak 500 kilogram beras untuk 50 warga miskin yang selama ini belum pernah tersentuh bantuan sosial, baik PKH, PIP, KIP, maupun program lainnya.



Melalui program ini, Wali Kota berharap beban pengeluaran masyarakat dapat berkurang dan ketahanan pangan rumah tangga, khususnya kelompok rentan, tetap terjaga. (Red)