
Seleksi JPT Pejabat Pemkab Bima
Bima, SorotNTB.com – Sebanyak 72 peserta mengikuti Seleksi Terbuka (Selter) pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) di lingkup Pemerintah Kabupaten Bima tahun 2026. Seleksi ini digelar untuk mengisi kekosongan pada 14 perangkat daerah.
Kegiatan berlangsung selama lima hari, mulai 9 hingga 13 April 2026, bertempat di Kantor BKD dan Diklat Provinsi NTB. Pelaksanaan seleksi merupakan kerja sama BKD dan Diklat Kabupaten Bima dengan UPTD Penilaian Kompetensi Pegawai BKPSDM Provinsi Bali.
Plt. Kepala BKD dan Diklat Kabupaten Bima, Drs. Syahrul, didampingi Kepala Bidang Mutasi Firdaus, S.Sos, dalam pengantarnya meminta peserta mengikuti seluruh tahapan dengan serius dan memperhatikan arahan tim penilai agar proses berjalan optimal dan menghasilkan kandidat terbaik.
Dari total 81 peserta yang terdaftar, sebanyak 72 orang hadir dan mengikuti seleksi, sementara 9 peserta lainnya tidak hadir.
Koordinator Pelaksanaan Asesmen, K. Resantika Prabawa P, menjelaskan bahwa selama lima hari, peserta menjalani serangkaian tes yang difasilitasi lima orang tim asesor. Tahapan seleksi meliputi Computer Assisted Test (CAT), Competence Based Interview (CBI), serta uji kompetensi manajerial, psikotes, penulisan makalah, presentasi, wawancara, hingga penelusuran rekam jejak.
“Hasil tes dari 72 peserta akan dianalisis oleh asesor profesional berlatar belakang psikologi yang memiliki izin praktik,” jelasnya.
Berdasarkan hasil seleksi administrasi, jumlah peserta yang lolos pada masing-masing formasi jabatan bervariasi. Di antaranya, 9 orang pada formasi Kepala Dinas Pariwisata, 6 orang Kepala Dinas Lingkungan Hidup, 5 orang Kepala Bappenda, 4 orang Kepala Dinas Kesehatan, dan 4 orang Kasat Pol PP.
Selain itu, 6 peserta lolos untuk jabatan Kepala DP3AP2KAB, 5 orang untuk Kepala Dinas Dukcapil, 3 orang Kepala Bakesbangpol, 7 orang Kepala BKD dan Diklat, serta 10 orang untuk Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.
Formasi lainnya meliputi 6 orang Kepala DPMPTSP, 3 orang Kepala Bappeda Litbang, 8 orang Kepala Dinas Nakertrans, dan 5 orang Kepala BPBD.
Seleksi ini diharapkan mampu melahirkan pejabat pimpinan tinggi yang kompeten dan berintegritas untuk memperkuat kinerja pemerintahan daerah. (Red)

