Pria di Bima Nekat Gantung Diri di Dapur Rumah, Istri Syok dan Histeris | SorotNTB
Cari Berita

Iklan 970x90 px

Pria di Bima Nekat Gantung Diri di Dapur Rumah, Istri Syok dan Histeris | SorotNTB

Sabtu, 28 Maret 2026

Suasana duka di puskesmas 

Bima, SorotNTB.com — Warga Desa Boro, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima, digegerkan oleh peristiwa meninggalnya seorang pria berinisial H (30) yang diduga mengakhiri hidupnya di rumahnya sendiri, Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 14.00 WITA.


Kapolsek Sanggar, Iptu Eric As Ari, menjelaskan bahwa korban yang berprofesi sebagai petani dan berdomisili di RT 008 RW 004 Desa Boro itu sebelumnya berada di ruang tamu bersama istrinya. Dalam suasana yang tampak biasa, korban sempat meminta izin untuk menuju dapur belakang.


“Namun tidak lama kemudian, istri korban merasa curiga karena korban tidak kunjung kembali. Saat disusul ke dapur, korban ditemukan dalam kondisi melakukan percobaan gantung diri dengan posisi berdiri di atas sebuah meja kecil,” ungkap Iptu Eric.


Melihat kejadian tersebut, istri korban sontak berteriak meminta pertolongan sambil berupaya menyelamatkan korban dengan memeluk tubuhnya dan memotong tali yang digunakan. Warga sekitar yang mendengar teriakan segera berdatangan untuk membantu.


Korban sempat dievakuasi dan dilarikan ke Puskesmas Sanggar untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, upaya penyelamatan tidak berhasil dan korban dinyatakan meninggal dunia.


Peristiwa ini turut disaksikan oleh sejumlah warga, di antaranya Erni (30), istri korban, serta Munawir (44), honorer Satpol PP setempat.


Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian korban dan seutas tali nilon berwarna biru yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, dugaan sementara motif kejadian berkaitan dengan persoalan rumah tangga. Korban disebut mengalami tekanan setelah istri pertamanya beberapa hari sebelumnya datang dan mempersoalkan keberadaan istri mudanya.


Pasca kejadian, aparat memastikan situasi di Desa Boro tetap aman dan kondusif. Pihak kepolisian bersama pemerintah desa dan tokoh masyarakat telah melakukan koordinasi guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Pihak berwenang juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi untuk mendalami kronologi kejadian.


Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak berspekulasi berlebihan, dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak berwenang.

(RED)