DPRD Kota Bima Terima Aspirasi IBI | SorotNTB
Cari Berita

Iklan 970x90 px

DPRD Kota Bima Terima Aspirasi IBI | SorotNTB

Rabu, 24 Juni 2026

DPRD RDP dengan IBi

Kota Bima, SorotNTB.com
– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bima menerima audiensi dari Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Bima yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi I DPRD Kota Bima, Rabu (24/6/2026).


Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, S.H., didampingi anggota DPRD Kota Bima Aswin Imansyah dan Haerun Yasin. Turut hadir perwakilan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Dinas Kesehatan Kota Bima, serta jajaran pengurus IBI Kota Bima.


Dalam kesempatan tersebut, Ketua IBI Kota Bima, Fahroyani, S.Tr.Keb, menyampaikan sejumlah aspirasi dan masukan terkait pengembangan profesi kebidanan, peningkatan kualitas sumber daya manusia tenaga kesehatan, sistem rujukan pelayanan kesehatan, perlindungan tenaga bidan saat bertugas di lapangan, hingga kebutuhan fasilitas sekretariat organisasi.


Fahroyani menyampaikan bahwa saat ini jumlah anggota aktif IBI Kota Bima mencapai sekitar 390 orang bidan yang tersebar di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan. Menurutnya, perubahan regulasi nasional di bidang kesehatan menuntut peningkatan kompetensi tenaga bidan, terutama terkait standar pendidikan profesi yang kini menjadi kebutuhan dalam mendukung pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas.


Ia juga berharap adanya dukungan dari Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Kesehatan untuk penyelenggaraan program peningkatan kapasitas tenaga kesehatan berupa pelatihan, workshop, seminar, dan pendidikan berkelanjutan. Selain itu, IBI menyoroti kendala yang masih dihadapi bidan dalam sistem rujukan pasien, khususnya pada kasus-kasus kegawatdaruratan ibu dan anak yang membutuhkan penanganan cepat.

Selain aspek peningkatan kompetensi, Fahroyani juga menyampaikan harapan agar pemerintah dapat memberikan dukungan terhadap kebutuhan fasilitas organisasi. Saat ini, sekretariat IBI Kota Bima masih menempati rumah pribadi ketua organisasi, sementara lahan untuk pembangunan sekretariat telah tersedia melalui swadaya anggota.


Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, S.H., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi para bidan yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak.


Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia tenaga kesehatan merupakan investasi penting bagi pembangunan daerah.


Oleh karena itu, DPRD Kota Bima mendukung berbagai upaya yang bertujuan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga kebidanan agar mampu menjawab tantangan pelayanan kesehatan yang terus berkembang.


Ketua DPRD juga menegaskan bahwa berbagai aspirasi yang disampaikan IBI akan menjadi bahan pembahasan lebih lanjut bersama Pemerintah Daerah dan pihak terkait.


Ia bahkan menyampaikan komitmennya untuk mempelajari berbagai kemungkinan dukungan yang dapat diberikan terhadap pembangunan sekretariat IBI sesuai ketentuan dan kemampuan keuangan daerah.


Sementara itu, Aswin Imansyah dan Haerun Yasin menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia serta apresiasi atas pengabdian para bidan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.


Ia menegaskan dukungannya terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia tenaga kebidanan karena hal tersebut merupakan aspek yang sangat penting dan fundamental dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Menurutnya, bidan memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan berbagai program kesehatan pemerintah.


Haerun Yasin juga berharap agar seluruh bidan, termasuk yang belum tergabung dalam organisasi profesi, tetap mendapatkan perhatian, pembinaan, dan fasilitasi yang memadai. Ia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan mengawal berbagai program IBI yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Bima menjelaskan bahwa profesi bidan merupakan profesi kesehatan terbesar kedua setelah perawat dan memiliki peran yang sangat vital dalam sistem pelayanan kesehatan daerah.


Dinas Kesehatan menyampaikan bahwa meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran, berbagai program peningkatan kompetensi tenaga kesehatan tetap dilaksanakan melalui pelatihan dan workshop yang melibatkan seluruh profesi kesehatan. Pada Tahun 2026, sejumlah kegiatan peningkatan kapasitas telah dan akan terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kota Bima.


Audiensi berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh semangat kolaborasi. DPRD Kota Bima, Pemerintah Daerah, dan Ikatan Bidan Indonesia Kota Bima sepakat untuk terus memperkuat sinergi dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia tenaga kesehatan, memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin profesional dan berkualitas bagi masyarakat Kota Bima. (Red)