Festival Rimpu Mantika 2026 Gaungkan Budaya Lokal | SorotNTB
Cari Berita

Iklan 970x90 px

Festival Rimpu Mantika 2026 Gaungkan Budaya Lokal | SorotNTB

Sabtu, 25 April 2026


Pembukaan kegiatan Festival Rimpu Mantika 2026

Kota Bima, SorotNTB.com
– Festival Rimpu Mantika 2026 resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE., M.IP., pada Jumat malam (24/4/2026) di halaman Museum Asi Mbojo (Istana Kesultanan Bima). Kegiatan budaya kebanggaan masyarakat Bima ini semakin bergengsi setelah masuk dalam agenda nasional Kharisma Event Nusantara (KEN).


Pembukaan berlangsung semarak dengan kehadiran Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, BUMN, tokoh adat dan budaya, komunitas kreatif, pelaku UMKM, serta masyarakat umum. Perwakilan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia juga turut hadir memberikan dukungan.


Dalam sambutannya, Wakil Gubernur NTB menegaskan bahwa Festival Rimpu Mantika merupakan wujud penghormatan terhadap warisan budaya leluhur yang harus terus dijaga. Ia menyebut rimpu tidak hanya sebagai busana tradisional, tetapi juga simbol kesopanan, identitas, dan nilai luhur masyarakat Bima. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pelestarian budaya dan pengembangan sektor pariwisata agar mampu memberikan dampak ekonomi nyata.


Perwakilan Kementerian Pariwisata RI menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan festival tersebut. Menurutnya, Festival Rimpu Mantika memiliki daya tarik kuat sebagai event budaya yang mampu mendukung pariwisata nasional. Masuknya festival ini dalam KEN dinilai sebagai bukti bahwa budaya lokal Bima memiliki potensi besar dan nilai strategis dalam pengembangan pariwisata Indonesia.


Sementara itu, Wali Kota Bima menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar perayaan budaya, tetapi juga menjadi ruang ekspresi dan penggerak ekonomi masyarakat. Ia menyebut Festival Rimpu Mantika sebagai panggung identitas sekaligus energi kebangkitan ekonomi daerah.


Ia juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan tahun ini mengedepankan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari akademisi, komunitas kreatif, hingga generasi muda. Hal ini dilakukan agar budaya tidak hanya dilestarikan, tetapi juga terus dikembangkan dan dipromosikan secara berkelanjutan.


Di tengah keterbatasan anggaran, Pemerintah Kota Bima tetap berkomitmen menghadirkan festival berkualitas. Menurutnya, investasi pada sektor budaya dan pariwisata akan berdampak langsung pada peningkatan peluang usaha dan kesejahteraan masyarakat.


Festival Rimpu Mantika 2026 diperkirakan melibatkan puluhan ribu peserta dan pengunjung. Event ini diharapkan menjadi momentum strategis dalam menggerakkan sektor ekonomi kreatif serta memperkuat posisi Kota Bima sebagai destinasi budaya unggulan, baik di tingkat nasional maupun internasional. (Red)