Wabup Bima Sebut STQ dan MTQ, Identitas Keislaman | SorotNTB
Cari Berita

Iklan 970x90 px

Wabup Bima Sebut STQ dan MTQ, Identitas Keislaman | SorotNTB

Senin, 14 September 2026

Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy 

Bima, SorotNTB com
- Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Ke-39 tingkat kecamatan Wawo Tahun 2026  mengangkat Tema: “Menebar Cahaya Al-Qur'an dalam Harmoni Menuju Bima Bermartabat” yang berlangsung Sabtu (12/9/2026) dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy di arena Utama Lengge Nae-Maria Wawo.


Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy dalam sambutannya di hadapan Camat Wawo Syarifudin Bahsyar S.Sos,  Unsur Muspika, para kepala sekolah,  kepala desa, tokoh masyarakat, alim ulama dan  masyarakat yang menghadiri pembukaan STQ tersebut mengungkapkan arti penting penyelenggaraan Musabaqah.


MTQ dan STQ  merupakan identitas keislaman sekaligus untuk tetap menjaga keberkahan daerah dengan menjaga Al-Quran  dan harus menjadi panduan hidup kita". Ungkapnya.


Dijelaskan Wabup, kita tidak hanya ingin menjadikan STQ sebagai arena untuk melombakan bacaan Al-Quran, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana kita mengambil nilai-nilai dari firman Allah,   ajaran, hukum-hukum dan syariat yang telah diwajibkan kepada umat Islam untuk menjadi panduan hidup, tutur kata. Juga tingkah laku pemimpin dalam mengambil keputusan, kebijakan, panduan dalam berpikir dan banyak hal lagi dalam kehidupan kita". Jelas Wabup H. Irfan.


Terkait Tilawatil Quran, "sejak dahulu, masyarakat Bima memiliki potensi besar dalam tilawatil Quran  dengan lahirnya qari dan qariah yang bertanding di tingkat nasional bahkan internasional. Ini sebuah potensi yang harus kita tumbuh kembangkan dari generasi ke generasi ".


Menutup sambutannya Wakil Bupati secara khusus menyampaikan ucapan terima kasih kepada guru mengaji atas jasa dan keringanan langkah mengajarkan anak-anak dan generasi muda untuk mencintai Al-Qur'an.

Dirinya juga meminta kepada Camat, para kepala desa, kepala sekolah dan masyarakat agar memperhatikan kesejahteraan para guru nm tempat pembinaan Quran atau (TPQ). Ini pentingx, karena dari jasa guru mengaji, anak-anak mengenal Al-Qur'an dan nilai keislaman terjaga". Terang Wabup.


Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana STQ  Ke-39 Tingkat Kecamatan Wawo H.Burhanudin.S.Pd.M.Pd dalam laporannya menyampaikan bahwa tilawah Al-Quran ini ditujukan untuk mencari duta Kecamatan Wawo pada telepon yang sama di tingkat kabupaten Bima.


Dijelaskan H. Burhanudin, selama 5 hari  mulai tanggal 12 sampai dengan 16 September 2026, para kafilah dari  sembilan desa akan bersaing pada beberapa cabang lomba.


Cabang Tilawatil Qur'an diikuti 72 peserta, 18 peserta Tartil Quran  golongan anak-anak, 18 remaja dan 18 dewasa .


Pada cabang Tahfidzul Qur'an diikuti 51 peserta yang terdiri dari  13 peserta Tahfizul  1 Juz, 5 peserta 5 Juz, 5 peserta Tahfizul 10 Juz r peserta 20 Juz dan 1 peserta 30 Juz. Sementara , cabang Qir'at As-Sab'ah Mujawwad Dewasa  sebanyak 2 orang peserta. (Red).