Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima ikuti Pawai Rimpu Hari Jadi Bima ke-386 | SorotNTB
Cari Berita

Iklan 970x90 px

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima ikuti Pawai Rimpu Hari Jadi Bima ke-386 | SorotNTB

Sabtu, 25 Juli 2026

Rombongan Diskanlut kabupaten Bima 

Bima, SorotNTB.com – Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima (Diskanlut) turut ambil bagian dalam Pawai Rimpu yang menjadi salah satu agenda utama peringatan Hari Jadi Bima (HJB) ke-386. Kehadiran seluruh jajaran organisasi perangkat daerah tersebut menjadi wujud dukungan terhadap pelestarian budaya sekaligus memeriahkan festival budaya tahunan yang menjadi kebanggaan masyarakat Bima.


Pawai Rimpu yang digelar pada Senin, 29 Juni 2026, mengusung tema "Bersatu Dalam Harmoni" sebagai bagian dari Festival Pesona Dana Mbojo. Rute pawai dimulai dari Lapangan Talabiu dan berakhir di Kantor Bupati Bima.


Dalam kegiatan tersebut, seluruh pegawai Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima tampil mengenakan busana adat khas Bima. Pegawai perempuan mengenakan rimpu dengan sarung tenun khas Bima, sedangkan pegawai laki-laki menggunakan sarung tenun lengkap dengan sambolo sebagai simbol penghormatan terhadap warisan budaya daerah.


Kemeriahan pawai budaya ini didominasi ragam motif tenun khas Bima yang memukau ribuan masyarakat yang memadati sepanjang rute pawai. Selain menampilkan kekayaan budaya lokal, panitia juga menyediakan berbagai hadiah menarik, termasuk hadiah utama berupa sepeda motor, yang semakin menambah antusiasme peserta dan masyarakat.


Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima, Drs. Tajudin, mengatakan keikutsertaan seluruh jajaran dinas dalam Pawai Rimpu merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus menyemarakkan rangkaian peringatan Hari Jadi Bima ke-386.


"Seluruh jajaran Dinas Kelautan dan Perikanan ikut berpartisipasi dalam Pawai Rimpu sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Bima serta memeriahkan Hari Jadi Bima ke-386," ujar Tajudin.


Menurutnya, Pawai Rimpu tidak hanya menjadi ajang menampilkan identitas budaya masyarakat Bima, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persatuan, kebersamaan, dan kecintaan terhadap warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.


Melalui partisipasi aktif seluruh perangkat daerah, Pemerintah Kabupaten Bima berharap Pawai Rimpu terus menjadi agenda budaya yang mampu memperkenalkan kekayaan tradisi Dana Mbojo kepada masyarakat luas sekaligus mendorong pengembangan sektor pariwisata daerah. (Red)