
Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE
Bima, SorotNTB.com - Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE, memimpin rapat koordinasi terkait ketertiban umum (trantibum) di ruang kerjanya, Senin (13/04/2026). Rapat tersebut dihadiri Plt. Asisten I, Asisten II Setda Kota Bima, Kepala Dinas Peternakan, Kasat Pol PP, Plt. Inspektur, Kabag Hukum, serta Camat Rasanae Barat dan Camat Mpunda.
Kondisi ketertiban di Kota Bima saat ini menjadi perhatian serius. Maraknya ternak yang berkeliaran di jalan raya dan praktik parkir liar di sejumlah titik strategis dinilai telah mengganggu kenyamanan sekaligus membahayakan keselamatan masyarakat.
Menanggapi hal itu, Wali Kota Bima mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh dinas teknis untuk segera bertindak tegas sesuai Peraturan Daerah (Perda) yang berlaku. Ia menegaskan, tidak boleh ada lagi alasan pembiaran terhadap pelanggaran yang meresahkan warga.
“Hewan ternak yang dilepasliarkan di jalan umum sangat membahayakan pengguna jalan dan merusak fasilitas kota. Begitu juga parkir liar yang memicu kemacetan serta menarik retribusi di luar ketentuan. Ini tidak bisa dibiarkan,” tegasnya.
Dengan nada tegas, Wali Kota juga menolak alasan ketidakmampuan dalam penindakan. Ia menekankan bahwa aparatur pemerintah digaji untuk melayani dan melindungi masyarakat.
“Saya tidak ingin ada bahasa tidak bisa ditindak. Kita ini digaji oleh rakyat. Ini bukan soal politik, tapi pengabdian dan kecintaan pada daerah. Masalah ternak liar dan parkir liar harus segera diselesaikan,” ujarnya.
Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kota Bima melalui Satpol PP bersama dinas terkait akan mengintensifkan patroli dan penertiban. Ternak yang ditemukan berkeliaran akan diamankan dan pemiliknya dikenakan sanksi. Sementara itu, pelaku parkir liar juga akan ditindak tegas sesuai aturan.
Di sisi lain, pemerintah turut mengimbau masyarakat agar lebih bertanggung jawab. Pemilik ternak diminta tidak melepas hewan secara bebas, sementara pengguna kendaraan diharapkan memanfaatkan area parkir resmi yang telah disediakan.
Langkah tegas ini diharapkan menjadi titik balik dalam menciptakan Kota Bima yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh warganya. (Red)

